Tags

Dijuluki kota metropolitan kedua setelah Jakarta,  Surabaya punya banyak wisata alam yang seru. Kota di Jawa Timur ini ternyata memiliki kawasan hutan bakau di garis pantai timurnya. Tak banyak yang tahu, Surabaya punya hutan bakau yang bisa dijadikan tempat wisata. Segarnya udara di tengah tanaman bakau membuat tempat ini cocok untuk dijadikan sebagai lokasi trekking. 

Image

Di tengah ramai dan panasnya udara di kota ini, hutan bakau menjadi salah satu destinasi alternatif yang bisa Anda kunjungi. Sambil menikmati pemandangan yang alami, Anda juga bisa menghirup udara segar sambil berjalan-jalan di tengah hutan. Kawasan ini sudah difasilitasi dengan jembatan kayu yang bisa Anda gunakan untuk trekking keliling hutan bakau.

Image

Waktu itu hari Sabtu, Oktober 2012, saya bersama 9 sahabat menyempatkan berkunjung ke objek wisata ini. Hutan bakau ini rupanya sedang dikembangkan oleh Pemkot setempat. Pengelola ekowisata hutan bakau ini menyediakan paket tur untuk wisatawan.
Image
Fasilitas untuk ekowisata sudah tersedia, seperti perahu berkapasitas 10 dan 40 orang. Mengikuti tur ini, wisatawan dipungut Rp 25.000 untuk dewasa dan Rp 15.000 untuk anak-anak. Pengunjung pun dibawa berkeliling hutan bakau, menyusuri sungai-sungai yang membelah hutan, menjelajah beberapa tempat di kawasan tersebut.
Image
Perjalanannya memakan waktu sekitar 20-30 menit. Sepanjang perjalanan, pengunjung akan dibuai tenangnya arus sungai yang berwarna hijau tua. Pemandangan eksotis pun semakin membius mata. Ada sekelompok burung putih, ubur-ubur, dan beragam ikan unik di sungai.
Image
Hutan bakau ini memiliki ragam jenis fauna, seperti ratusan spesies burung (beberapa di antaranya dilindungi) dan kera/ monyet. Hutan bakau ini juga jadi tempat singgah para burung yang migrasi, kebanyakan dari Australia yang menuju Eropa. Wah!
Image
Sampai di tujuan, kami terpukau oleh bentangan pasir putih seperti yang ada di Gili Trawangan. Pengunjung bisa menyusuri jalan yang membelah hutan bakau hingga akhirnya tiba di gazebo. Dari sini, wisatawan juga bisa menikmati panorama pantai timur Surabaya di tepi hutan bakau. Semilir angin pun menemani kami, melepas lelah, dan meneduhkan kami dari hawa panas Surabaya yang menyengat.