Tags

,

Pada dasarnya, umroh merupakan ibadah yg memiliki arti berkunjung dan beribadah di ka’bah dg memenuhi rukun umroh yakni niat, thawaf, sai, dan tahallul secara tertib. Praktisnya, umroh dapat dilaksanakan skitar 2-3 jam saja tergantung dari kepadatan jamaah. Ada baiknya jika mengambil jam agak dini hari sekitar jam 1-2 pagi. Kepadatannya lebih berkurang dibandingkan dengan saat pagi.

1. Niat dan mengambil miqot

image
Saat mengambil miqot di masjid ji’ronah mekkah

Niat ditandai dg bacaan niat “Labaik allahuma umratan bi ihram lillahi taala” dan memakai pakaian ihram plus mengambil miqat (starting point) sesuai dg yg sudah ditentukan Rasulullah.
Bagi yg memulai niat dari Madinah, miqotnya di Bir Ali
Bagi yg sudah bermukim di Mekah, miqotnya di Tan’im, Hudaibiyah, atau Ji’ronah.

2. Thawaf

image

Tawaf memutari ka’bah dimulai dari Hajar Aswad dan berakhir di Hajar Aswad. Ditandai dengan lampu hijau, dan sudut yg memiliki gambar seperti kaligrafi di bawahnya. Jangan lupa, antara hajar aswad dan pintu kabah terdapat multazam, yang merupakan tempat yang mustajabah jika kita memanjatkan doa disana. Perbanyaklah doa saat melewati multazam.

3. Sai

image

Berlari kecil antara bukit safa dan marwah sebanyak 7x ini sebenarnya cukup menguras energi. Namun jika mulai lelah, jangan khawatir, hampir di setiap sudut perjalanan, ada counter air zam-zam yg bisa dinikmati kapan saja.

4. Tahallul
image
Proses terakhir yg paling sederhana, memotong rambut sedikitnya 3 helai. Jadi jangan lupa saat umroh, bawalah gunting kecil. Meskipun memang di bandara kita tidak diperbolehkan membawa gunting kecil, kita bisa membeli gunting kecil di apotik terdekat.

5. Tertib
Jadi semua rukun umroh ini, harus dilaksanakan secara berurutan. Sederhana bukan?
Yuk umroh🙂