Sedia payung sebelum hujan,
Sedia obat sebelum sakit..

Travelling memang menuntut kita untuk sehat, namub ada kalanya saat sakit menyerang. Travelling menjadi tidak nyaman lagi.
Apa saja sich obat sehari-hari yg kita harus bawa untuk mengatasi sakit yang sering mengganggu saat bepergian?
Kita kupas satu-satu yuk

1. Diare
Penyakit ini menjadi momok utama bagi para traveler yang sering berkunjung ke wisata kuliner, namun kurang memperhatikan bagaimana kehegienisan tempat makan tsb. Bahkan ada jg diare yg khusus buat Traveler yg disebut ETEC yg berasal dari Eschericia coli.
Diare tentu sangat mengganggu anda untuk menikmati destinasi bukan? Tak ada salahnya anda membawa New Diatabs atau Imodium (Loperamid) untuk mengatasi diare yg mengganggu.

2. Influenza
Penyakit yg sangat mudah menular, apalagi jika kita berada d tempat umum. Cara pencegahan, bisa menggunakan masker, rajin mengonsumsi vitamin C dan cukup beristirahat. Bahkan ada beberapa negara yg hingga mewajibkan par travelernya sebelum mencapai destinasi harus melakukan vaksin influenza. Namun karena influenza memiliki keunikn bisa mengubah komposisi as. Nukleatnya, so.. Kita pun tetap bisa terkena influenza.

3. Maag
Keasyikan mengejar destinasi ataupun alasan mengirit biaya, menjadi alasan mengapa maag bsa menyerang. Apalagi jadwal makan, komposisi makan yang banyak berubah, bisa membuat asam lambung meningkat. Jadi, atasi ketidaknyamanan itu dengan membawa obat gol.antasid seperti mylanta dan promag. Jika kurang manjur, bisa mencoba obat seperti Ranitidine dan Omeprazole.

4. Demam
Demam sebenarnya bukanlah penyakit. Namun merupakan isyarat tubuh yg biasanya dilakukan saat ada proses perlawanan terhadap materi asing yang masuk ke tubuh. Jangan panik, usahakan membawa paracetamol dan istirahat yang cukup. Jika sampai 3 hari, demam tidak kunjung sembuh, tak ada salahnya untuk memeriksakan diri ke dokter.

5. Nyeri sendi
Bagi traveler yg sering melakukan aktivitas, nyeri sendi ataupun kecapekan menjadi hal yg lumrah saat harus berjalan jauh ataupun berlarian. Hal ini bisa diatasi dg beristirahat, mengoleskan counterpain, ataupun koyo. Meskipun efeknya hanya sementara, namun cukup membantu untuk mengurangi rasa nyeri.

6.Masuk angin
Hal ini sering terjadi pada traveler yg mabuk perjalanan. Bisa diatasi mabuk perjalanan dg meminum obat semacam Antimo. Bisa juga diatasi masuk anginnya dg pengobatan simptomatis seperti mengoleskan minyak angin atau minyak kayu putih. Meskipun hanya terbukti secara empiris, namun biasanya badan lebih enakan setelah dioleskan minyak tsb.

7. Faringitis / sakit tenggorokan
Sakit tenggorokan bisa terjadi sebagai tanda awal mau pilek, ataupun sakit tenggorokan karena makanan yg terlalu panas ataupun terlalu dingin. Radang ini sering timbul, bahkan tidak hanya bagi para traveler, orang yg berada di tempat umum sering mengalaminya. Tak ada salahnya mencoba FG Troches. Obat yang mirip dengan permen polo ini memiliki rasa yg unik, seperti strwberry. Setelah mengonsumsinya, biasanya tenggorokan lebih lega🙂

Demikian kupasan kita tentang sakit ringan yang sering diderita para traveler. Siapkan minimal 7 jenis obat ini saat anda bepergian. Jika anda menderita penyakit lain, jgan lupa tuk membawa obat pribadi anda.
Have a nice trip :))