Tags

, , , ,

Suka travelling adalah julukan sifat yg sering disematkan teman-teman kepada saya, karena saya memiliki hobi keluar kota untuk sekedar jalan-jalan dan meliput sebuah destinasi. Yah, hobi saya ini bermula saat saya menginjak semester 4, dan mendapat kesempatan untuk berkunjung ke Bali. Entah mengapa semenjak pulang dari sana, saya ingin sekali mengelilingi areal wisata yang terdapat di Indonesia yang sebenarnya luar biasa.

Nah Kali ini, saya akan berbagi tips dan trik travelling terutama bagi anak muda, hahaha..
Rata-rata anak muda mendapatkan dua kesempatan berwisata, yaitu bersama keluarga atau teman-temannya. Semuanya memiliki kelebihan dan kekurangan yang jika dicompare sebenarnya sama enaknya, asalkan kita menikmatinya😀

Wisata bersama keluarga

Wisata bersama keluarga ini biasanya atas ajakan orang tua yang ingin lebih mengakrabkan atau mengguyubkan suasana keluarga. Pilihan tempatnya biasanya tidak terlalu jauh dari rumah,  tempat tinggal saudara/keluarga besar atau tempat-tempat mainstream yang mudah dijangkau.
Orang tua rata-rata menyukai tempat wisata yang cuacanya bersahabat, tempat belanja ataupun tempat kuliner. Mereka tidak terlalu suka dengan theme park,  wisata adventure ataupun wisata yang memerlukan tenaga yang ekstra karena mereka memiliki keterbatasan tenaga. Berbeda dengan kita, yang masih memiliki tenaga ekstra yang menggebu-gebu yang selalu ingin menjajal adrenaline dalam berwisata. Hal ini bisa disiasati jika kita memiliki saudara yang pautan umurnya tak beda jauh dengan kita. Namun jika tidak memiliki saudara, hal ini bisa menjadi faktor pemicu  kebosanan dalam berwisata. Alhasil terkadang banyak anak muda yang jadi malas berwisata dengan keluarga karena hasrat mereka dalam mencoba hal-hal baru kurang tersalurkan. Namun dari segi finansial, sokongan dana tentu lebih aman dan lancar saat bersama keluarga, hal inilah yang cukup melegakan sekaligus memanjakan anak muda saat bersama orang tua mereka.

Wisata bersama teman

Teman-teman terdekat alias satu geng adalah orang yang paling asyik dan cozy saat diajak berpetualang. Mereka mau basah-basahan saat rafting, bercapek-capek saat mendaki gunung, berenang di tepi pantai bahkan berteriak sekencang-kencangnya saat di wahana. Tak ada yang lebih mendeskripsikan kegilaan jika kita berwisata bersama teman.
Pilihan destinasinya pun bisa beragam bahkan penuh petualangan. Namun terkadang kita perlu bernegoisasi dengan orang tua saat kita meminta akomodasi, biaya,  bahkan restu saat akan berkunjung ke beberapa destinasi yang membutuhkan biaya besar atau merupakan destinasi yang cukup berbahaya. Dibutuhkan negoisasi dan lobi kepada orang tua untuk meyakinkan bahwa kita bisa bertanggung jawab selama wisata tsb berlangsung.
Dari segi biaya, sebenarnya dapat ditekan, karena biayanya berasal dari patungan. Faktor kenyamanan menjadi faktor yang kesekian, karena bagi mereka, kesenangan dalam kebersamaan adalah yang terpenting.

Jadi lebih suka yang mana wisata bersama keluarga atau teman terdekat anda?